Internasional

Presiden Jokowi Kuatkan Solidaritas Antarnegara, Buktikan Komitmen Indonesia terhadap Isu Maritim

KTT AIS FORUM 2023 Berjalan Sukses

BALI, MataDewata.com | Dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia berkontribusi lebih besar terhadap kondisi global. Indonesia sukses menjadi leader penginisiasi perhelatan KTT Archipelago and Island States (AIS) yang puncak acaranya dilaksanakan tanggal 11 September 2023 di BNDCC Bali. Indonesia berhasil menunjukkan komitmennya terhadap isu kemaritiman.

“Indonesia sebagai negara maritim akan terus menjadi barisan terdepan mendukung AIS Forum sebagai kerja sama yang inklusif, negara kepulauan dan negara pulau,” kata Presiden RI, Joko Widodo di BNDCC, Badung, Bali, Rabu (11/1/2023).

Ik-MD-BPB-BDP//17/2023/fm

Lanjut Presiden Jokowi mengatakan bahwa penguatan solidaritas negara sangat penting untuk menghasilkan berbagai langkah strategis, konkrit dan taktis dalam penyelesaian masalah bersama. Indonesia di berbagai forum internasional terus menyuarakan kepentingan negara pulau dan kepulauan agar terus berkembang. Misalnya, saat KTT G20 pada 2022 maupun di KTT ASEAN 2023.

Baca juga :  Segudang Manfaat Pertemuan Presidensi G20 untuk Bali

Selain itu, Indonesia mengajak seluruh negara yang hadir untuk tetap menjaga kesatuan dan kolaborasi. Presiden Jokowi menekankan tiga hal sebagai arah kerja sama dan kolaborasi negara pulau dan kepulauan. “Hal pertama adalah solidaritas, kesetaraan, dan inklusifitas yang harus menjadi prinsip dan pegangan bersama. Kedua adalah prioritas pada kerja sama konkret yang disesuaikan dengan kebutuhan penerima,” kata Presiden Jokowi.

Selanjutnya ketiga adalah kerangka kerja sama yang tangguh dan dinamis untuk menghadapi tantangan-tantangan ke depan. “KTT AIS Forum harus dapat menjadi ruang mencari solusi bersama-sama dalam penyelesaian masalah konektivitas, pemberdayaan masyarakat pesisir dan pencemaran laut,” tegas Jokowi.

Ik-MD-Pb-BPD Bali/15/2023/fm

KTT AIS Forum lanjut Jokowi, merupakan kumpulan negara pulau dan kepulauan yang memiliki komitmen untuk bersatu menghadapi tantangan yang ada. Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa leaders declaration berisi harapan-harapan dari para pemimpin negara. Jokowi melihat penting adanya solusi atas permasalahan dari negara pulau dan kepulauan yakni sebagai wadah aspirasi dan harapan-harapan yang mengutamakan kepentingan masyarakat di negara itu sendiri.

Presiden Jokowi mengungkap bahwa bagi negara pulau dan kepulauan, laut adalah tulang punggung perekonomian dimana dibutuhkan solusi-solusi yang dapat dipergunakan bagi negara itu sendiri maupun negara berkembang lainnya.

Baca juga :  Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Keras Seluruh Pihak

Sebelumnya, Direktur Informasi, Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemenkominfo, Septriana Tangkary, SE.,MM., menerangkan, AIS Forum memperkuat kolaborasi dan mengatasi permasalahan global dengan 4 isu utama. Yakni mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ekonomi biru, penanganan sampah plastik di laut serta tata kelola maritim yang baik.

Ik/MD-BPD Bali-KK//15/2023/fm

“Forum ini merangkum pentingnya solidaritas sebagai landasan kolaborasi dan memanfaatkan AIS forum sebagai platform untuk bergotong royong, melahirkan inovasi dan membangun ekonomi laut yang sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca juga :  Presiden Joko Widodo Dipastikan Membuka Mahasabha XIII KMHDI

Perhelatan KTT AIS di Nusa Dua Bali, diapresiasi banyak pihak karena menguatkan posisi Indonesia di kancah global. Sebagai negara kepulauan yang memiliki 17 ribu pulau, tentunya forum ini mampu menjadikan Indonesia dipandang sebagai negara kuat di kancah global kemaritiman. KTT AIS Forum berlangsung 10-11 Oktober 2023 dengan mengusung tema “Membina Kolaborasi, Memajukan Inovasi untuk Laut dan Masa Depan Bersama” secara khusus akan membahas berbagai isu global yang berkaitan dengan kelautan. Sg-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close