Tiga Tokoh Gianyar Serahkan Puluhan Buku, Titipkan Harapan untuk Masyarakat

GIANYAR, MataDewata.com | Pada acara pengukuhan serentak Pengurus PAC, Ranting, dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Gianyar yang digelar di Alun-Alun Kota Gianyar, Minggu (29/3/2026) sore, terlihat sebuah momen yang cukup menarik.

Terlihat tiga tokoh intelektual asal Gianyar menyerahkan puluhan buku kepada Ketua DPC PDIP Gianyar, Made Mahayastra. Penyerahan buku ini menjadi simbol titipan pemikiran, nilai kehidupan, serta harapan bagi masyarakat Gianyar.

Prof I Made Dibia, Prof I Nyoman Windia, serta Dr Ketut Gede Yudantara menyerahkan puluhan buku karangan mereka sebagai simbol titipan harapan masyarakat kepada politisi PDIP yang sekaligus Bupati Gianyar tersebut.

Baca juga :  Latte Art dan Mixology Flair, Wadah Kreativitas Generasi Muda Gianyar

Dr. Ketut Gede Yudantara menyerahkan buku karyanya tentang makna kehidupan. Dia berharap masyarakat memahami makna sebenarnya kehidupan melalui pemimpin-pemimpin yang juga paham tentang makna kehidupan.

Prof. Dr. I Made Dibia berharap buku-buku tersebut dapat menjadi sumber inspirasi dalam menjaga seni dan identitas budaya Bali. Menurutnya, budaya Bali menjadi fondasi agar masyarakat tetap berakar kuat pada tradisi sekaligus mampu berkembang mengikuti dinamika global.

Baca juga :  Pemkab Gianyar Bersama BPS Gelar Pelatihan Petugas Pencacah dan Pengawas Sensus DTSEN

Senada dengan itu, Prof. Dr. I Nyoman Windia menyebut penyerahan buku sebagai bentuk kontribusi kalangan akademisi untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya budaya Bali. Ia berharap langkah kecil ini dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Bali agar tetap menjaga budaya dan tradisi.

Made Mahayastra menyambut baik penyerahan buku tersebut dan mengapresiasi perhatian para tokoh terhadap penguatan dan pelestarian budaya Bali di masyarakat. Ia menilai inisiatif ini sejalan dengan upaya bersama membangun generasi yang berpengetahuan dan berkarakter.

Baca juga :  Objek Wisata Bukit Jangkrik Water Swim Dibuka

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk terus mendukung pelestarian budaya dan tradisi. Terbukti berbagai program telah dijalankan misalnya ngodakin sesuhunan di berbagai pura.

Penyerahan buku ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam menumbuhkan budaya dan pewarisan tradisi serta memperkuat fondasi budaya masyarakat Gianyar. Kg/MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button