Jelang Musim Hujan, Demokrat Bali Dorong Normalisasi Sungai dan Penghijauan

DENPASAR, MataDewata.com | Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta, mendorong pemerintah memanfaatkan musim kemarau untuk melakukan normalisasi sungai sebagai langkah mengantisipasi banjir saat musim hujan. Usulan merespon banjir bandang yang terjadi di Denpasar pada awal tahun 2026 lalu.

Ia menilai, sejumlah sungai sempat mengalami banjir saat musim hujan sebelumnya. Karena itu, normalisasi perlu dilakukan sejak musim kemarau.

“Betul. Nah ini kan mumpung momentum, karena musim hujan yang terdahulu itu kan ada banjir besar ya di sungai-sungai, mayoritas termasuk di dekat Badung ya. Nah sekarang adalah momentum untuk melakukan normalisasi,” ujar Mudarta saat memberikan keterangan kepada awak media di Sekretariat DPD Partai Demokrat Bali, Minggu (23/8/2026).

Baca juga :  Ketua DPC PDIP Komang Sanjaya “Hattrick Kepemimpinan” Konsisten Bawa Tabanan Menuju Era Aman, Unggul dan Madani

Mudarta berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai-sungai yang mengalami pendangkalan dan penyempitan untuk mencegah terjadi kebanjiran di saat musim hujan. Ia menegaskan langkah normalisasi dapat dilakukan sebelum musim hujan berikutnya sehingga risiko banjir bisa ditekan.

“Sekarang kita berharap pemerintah melakukan normalisasi. Semua sungai itu harus dinormalisasi bagaimana ciptaan Tuhan, ya itu harus dikembalikan keadaannya. Nah, ini harapan kita kalau pemerintah bisa bergerak, sehingga musim hujan yang turun nanti itu, banjir bisa kita cegah ya,” tegas Mudarta.

Baca juga :  Airlangga Hartarto: Golkar Satu-satunya Partai yang Buat Klinik untuk Layani Publik

Kebanjiran yang terjadi di bener dititik Bali saat musim hujan tidak terlepas dari aktivitas dan tindakan manusia.

“Karena Tuhan kan jauh lebih hebat dari kita, alam semesta kan? Tahu kan kemiringannya, lebarnya seberapa, panjangnya seberapa. Tapi kan manusia membuat sempit kan, ditimbun, dibangun rumah, dan seterusnya kan,” kata Mudarta.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Denpasar mengaitkan upaya pencegahan banjir dengan pentingnya menjaga dan menanam pohon. Karena itu, penanaman pohon yang dilakukan oleh DPD dan DPC Demokrat langkah untuk merawat dan mencegah terjadinya banjir di saat musim hujan.

Baca juga :  Pilpres 2024 Alumni Angkatan Muda Muhammadiyah Bali Dukung Ganjar-Mahfud

“Mengapa pohon perlu dipelihara? Karena ada hujan, sehingga pohon akan menyerap air hujan, ya, sehingga menahan ya, minimal meminimalisir air akan terbuang, sehingga diserap oleh tanah, diserap oleh pohon. Sehingga itu pohon juga akan menanggulangi, ikut secara alami menanggulanginya adalah kebanjiran,” pungkasnya.

Bagi Demokrat Bali, penanganan banjir dan persoalan lingkungan membutuhkan langkah pemerintah dan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan harus dilakukan secara kolektif. On-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button