Bupati Mahayastra Resmikan Patung “Soekarno Mendidik Anak” di Perpustakaan Nawaksara Gianyar

GIANYAR, MataDewata.com | Bupati Gianyar, I Made Mahayastra meresmikan Patung Soekarno yang sedang mendidik anak di Gedung Perpustakaan Daerah Nawaksara, Gianyar, Senin (16/2/2026). Peresmian ini menjadi simbol komitmen daerah dalam menanamkan nilai pendidikan, literasi, dan nasionalisme kepada generasi muda. Upacara peresmian dilaksanakan bertepatan dengan Upacara Piodalan di Gedung Perpustakaan Nawaksara Gianyar dengan pemelaspasan dan mendem pedagingan dibawah Patung Soekarno mendidik anak.
Ditanya terkait filosopi patung Soekarno mendidik anak, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gianyar Ida Ayu Putu Eka Susanti menyampaikan bahwa sosok Soekarno tidak hanya dikenal sebagai Proklamator dan Presiden pertama Republik Indonesia, tetapi juga sebagai figur yang memiliki perhatian besar terhadap pendidikan dan pembentukan karakter bangsa. Melalui karya patung ini, diharapkan semangat mencerdaskan kehidupan bangsa terus tumbuh di lingkungan perpustakaan sebagai pusat literasi masyarakat.
“Ide pembuatan patung ini terinspirasi dari kisah sejarah ketika Bung Karno menjalani masa pengasingan. Dalam keterbatasan dan tekanan penjajahan, beliau tetap meluangkan waktu untuk mengajarkan anak-anak di sekitarnya, menanamkan semangat kebangsaan, wawasan, dan rasa percaya diri sebagai bangsa yang merdeka,” ujar Eka Susanti.
Sebagaimana diketahui, selama masa pengasingan oleh pemerintah kolonial, Soekarno tetap aktif berdiskusi, mengajar, dan membangun kesadaran kebangsaan di tengah masyarakat. Nilai inilah yang ingin diabadikan melalui visualisasi patung yang menggambarkan Soekarno tengah mendampingi dan memb masyarakatimbing anak sebagai representasi generasi penerus bangsa.
Ditambahkannya Gedung Perpustakaan Daerah Nawaksara diharapkan menjadi ruang yang inspiratif, edukatif, dan inklusif bagi seluruh lapisan. Dengan hadirnya ikon baru ini, perpustakaan diharapkan semakin menarik minat kunjung masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya literasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan. Hg-MD



