Gerakan Kulkul PKK di Kelurahan Lukluk

BADUNG, MataDewata.com | Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, melaksanakan Gerakan Kulkul PKK di Banjar Delod Pempatan, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, pada Minggu (11/1/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung serta upaya sosialisasi intensif terhadap program Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang sebelumnya telah diluncurkan oleh TP. PKK Provinsi Bali dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali.

Tujuan utama gerakan ini adalah membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangkitkan semangat gotong royong yang tulus dan menumbuhkan budaya kebersihan yang dimulai dari tingkat rumah tangga, sebelum meluas ke skala banjar dan kelurahan secara keseluruhan.

Baca juga :  Kanwil Kemenkumham Bali Gelar Sidang Pewarganegaraan kepada 21 Orang WNA dan Warga Blasteran

Turut hadir Camat Mengwi, Lurah Lukluk, Bendesa Adat Perang, Bendesa Adat Anggungan, Kepala Lingkungan serta Kelian Adat se-Kelurahan Lukluk, pengurus TP. PKK Badung, Ketua TP. PKK Kecamatan Mengwi, Ketua TP. PKK Kelurahan Lukluk, dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Rasniathi melakukan penanaman Pohon Kamboja di lingkungan Banjar Delod Pempatan sebagai bentuk kontribusi dalam penghijauan area. Selain itu, Rasniathi juga menyerahkan tong sampah 3R kepada Kelurahan Lukluk yang nantinya akan disalurkan kepada 3 Desa Adat yang ada di wilayah Kelurahan Lukluk.

Baca juga :  Apel Peringatan HUT ke-16 Ibu Kota Mangupura, Usung Tema "Rumaketing Taksuning Bhuwana"

Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Ketua TP. PKK Provinsi Bali, Nyonya Putri Koster, yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mensosialisasikan gerakan gotong royong bersih-bersih di setiap Desa/kelurahan dan Kecamatan melalui Gerakan Kulkul PKK.

“Kulkul yang kita gunakan bukan hanya sebagai sarana komunikasi untuk memulai bersih-bersih, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya Bali yang kaya. Kulkul ini akan menandakan bahwa kita semua akan bersama-sama melakukan perawatan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Baca juga :  Berikan Pemahaman dan Penajaman Bagi Perangkat Daerah, Pemkot Denpasar Gelar Bimtek Fasilitasi, Asistensi dan Supervisi Penyusunan LPPD

Pihaknya juga menekankan, Kegiatan ini juga melibatkan seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya kader PKK dan Posyandu. Dengan berjalannya program ini nantinya dapat terus meningkatkan kepedulian masyarakat tentang sampah dan kebersihan lingkungan.

Sebagai langkah berkelanjutan, Nyonya Rasniathi mengumumkan bahwa kegiatan gotong royong bersih-bersih akan dilakukan secara rutin setiap bulan sekali, tepatnya pada hari Minggu pertama setiap bulannya. Untuk menandai awal kegiatan, kulkul akan dibunyikan 15 menit sebelum jam 6 pagi dengan pola khusus, yaitu 5 ketukan sebanyak 5 kali, yang berfungsi sebagai tanda persiapan bagi masyarakat untuk memulai aktivitas bersih-bersih. Hb-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button