Jembrana Gelar Musrenbang Tematik, Bupati Jembrana Nongkrong Bareng Anak Muda Serap Aspirasi

JEMBRANA, MataDewata.com | Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tidak lagi identik dengan ruang rapat dan suasana formal. Di Jembrana, Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wabup I Gede Ngurah Patriana Krisna memilih gaya kekinian dengan menggelar Musrenbang Tematik Kepemudaan yang berkolaborasi dengan Komunitas Lokal Prespektif Jembrana.

Berlokasi di salah satu ruang UMKM Jembrana, Sabtu malam (7/2/2026) diskusi berlangsung cair. Tanpa podium dan meja formal, Bupati dan Wabup duduk sejajar bersama generasi muda, mendengar langsung aspirasi, ide, hingga kritik yang disampaikan secara terbuka.

Bupati Kembang mengatakan, musrenbang dengan pendekatan seperti ini menjadi ruang penting untuk menangkap kebutuhan riil anak muda yang kerap luput dari forum formal. “Musrenbang tidak harus selalu diforum formal. Justru lewat obrolan santai seperti ini, kita bisa menangkap aspirasi yang jujur dari anak-anak muda. Ini tetap musrenbang, tapi dengan cara yang lebih kekenian,” kata bupati Kembang.

Baca juga :  Rayakan HUT ke-34 BPR Kanti Akan Serahkan Penghargaan MDA Kanti Kerta Bali Nugraha

Sejumlah isu strategis pun mengemuka, mulai dari kesehatan mental (mental healty), pendidikan khususnya terkait beasiswa, lapangan kerja, ruang kreatif (creative hub), pengembangan ekonomi kreatif, UMKM dan kewirausahaan, hingga pemanfaatan teknologi digital serta penanganan masalah narkoba di Jembrana. Seluruh masukan dicatat sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah.

Bupati Kembang menegaskan, generasi muda bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek yang harus dilibatkan sejak tahap perencanaan. Ia berharap musrenbang kekinian ini mampu mendorong partisipasi anak muda agar lebih aktif menyampaikan gagasan dan terlibat dalam pembangunan Jembrana ke depan.

Baca juga :  Amatra Kawal Keutuhan 4 Pilar Kebangsaan di Jembrana

Para peserta menyambut positif konsep tersebut. Mereka menilai pendekatan santai tanpa sekat birokrasi membuat aspirasi lebih mudah tersampaikan dan didengar. Beberapa usulan dari para pemuda seperti halnya didunia pendidikan, banyak dari anak-anak muda Jembrana, yang memberi masukan kepada Pemkab Jembrana untuk pemberian beasiswa S2 dan S3.

Selain itu, usulan juga terkait penguatan pelatihan-pelatihan kewirausan dan UMKM di Jembrana. Termasuk penguatan program subsidi kredit bagi PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang saat ini sudah dirasakan manfaatnya oleh pemuda-pemudi di Jembrana. Kemudian, terkait permasalahan Mental Healty (Kesehatan Mental) yang selama ini banyak menyerang anak-anak muda tentu diperlukan pendampingan dari instansi terkait.

Baca juga :  Bendesa Adat Dinilai Vital, Bupati Tegaskan Peran Sebagai 'Batang Penjaga' menjaga akar desa adat

Melalui musrenbang kekinian ini, Pemkab Jembrana berkomitmen menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih inklusif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Jembrana, Ny. Drg. Ani Setiawarini, Sekda Made Budiasa, Kelompok Ahli Bupati serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Jembrana. Hj-MD

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button